Minggu, 21 Oktober 2012

Tema Penulisan Ilmiah


Tema : Studi Kelayakan Bisnis
Judul : Analisis Studi Kelayakan Bisnis Pada Usaha Bengkel Motor Young’s

Teori :
Pengertian studi kelayakan menurut Husein Amir, Studi Kelayakan Bisnis Edisi - 2 ( hal 8 thn, 2003 ) adalah merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidak bisnis dibangun, tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan.
Jadi studi kelayakan dapat diterjemahkan sebagai berikut adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu investasi  dapat dilaksanakan dengan berhasil. Keberhasilan bisa diartikan lebih luas atau lebih terbatas yang terutama dipergunakan oleh pihak swasta yang lebih berminat tentang mamfaat ekonomis suatu investasi. 
Investasi yang diteliti bisa berbentuk investasi berskala besar sampai dengan investasi yang sederhana. Tentu saja semakin besar investasi yang akan dijalankan, semakin luas dampak yang terjadi. Semakin sederhana investasi yang akan dilaksanakan semakin sederhana pula lingkungan penelitian yang akan dilakukan.  Dampak itu bisa berupa dampak ekonomis dan bisa juga besifat sosial. Dengan demikain, pada umumnya suatu studi kelayakan investasi akan menyangkut tiga aspek, Yaitu :
1.      Mamfaat ekonomis proyek tersebit bagi proyek itu sendiri (sering juga disebut mamfaat financial). Yang berasti apakah proyek itu cukup menguntungkan apabila dibandingkan dengan risiko proyek tersebut.
2.      Mamfaat proyek tersebut bagi negaratempat proyek itu dilaksanakn (sering juga disebut mamfaat nasional).
3.      Mamfaat sosial proyek tersebut bagi masyarakat sekitar proyek tersebut.
Banyak mamfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan investasi, diantaranya adalah penyerapan tenaga kerja, peningkatan output yang dihasilkan, kalau kegiatan investasi meningkat maka kegiatan ekonomipun ikut terpacu pula, dan disini kita menggunakan pengertian proyek investasi sebagai suatu rencana untuk menginvestasikan sumber-sumber daya yang bisa dinilai secara cukup independent.
Dipandang dari sudut perusahaan, maka proyek atau kegiatan yang menyangkut pengluaran modal (capital expenditure) mempunyai arti yang sangat penting karena: Yang pertama yaitu, Pengeluaran modal yang mempunyai konsekuensi jangka panjang.. yang kedua Pengeluaran modal yang umumnya menyangkut jumlah yang sangat besar.
Adapun tujuan dilakukan studi kelayakan adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. Tentunya studi kelayakan ini akan memakan biaya, tapi biaya tersebut relatif kecil apabila dibandingkan dengan risiko kegagalan.

Hal-hal yang perlu diketahui dalam studi kelayakan adalah:
1.      Ruang lingkup kegiatan proyek.
Disini perlu dijelaskan bidang-bidang apa proyek akan beroperasi.
2.      Cara kegiatan proyek dilakukan.
Dalam hal ini apakah proyek akan ditangani sendiri, ataukah akan diserahkan pada pihak lain. Siapa yang akan menangani proyek tersebut?
3.      Evalusi terhadap aspek-aspek yang akan menentukan berhasilnya seluruh proyek
4.      Sarana yang diperlukan oleh proyek
Bukan hanya menyangkut kebutuhan saja tetapi juga pasilitas-pasilitas.
5.      Hasil kegiatan proyek tersebut, serta biaya-biaya yang harus ditanggung untuk memperoleh hasil tersebut.
6.      Langkah-langkah untuk mendirikan proyek atau memperluas proyek, beserta jadwal masing-masing proyek.
Penilaian terhadap keadaan dan prospek suatu proyek investasi dilakukan atas dasar kriteria tertentu yang antaranya yaitu mamfaat proyek bagi Negara dan masyarakat luas. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi intensitas studi kelayakan, seperti : Jumlah dana, ke tidakpastian proyek, dan komplesitas proyek tersebut. Semakin besar dana yang tertanam, semakin tidak pasti taksiran yang dibuat, semakin konplek faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan semakin mendalam studi yang dilakukan.
Kalau kita amati pembuatan studi kelayakan sering memenuhi permintaan pihak-pihak yang berbeda. Masing-masing pihak mempunyai kepentingan serta sudut pandang yang berbeda. Lembaga yang memerlukan studi kelayakan seperti : Investor adalah pihak yang menanamkan dana mereka dalam suatu proyek (sebagai pemilik perusahaan), pihak kreditur , pihak pemerintah yaitu berkepentingan dengan mamfaat proyek tersebut dari segi perekonomian nasional. Maka dari itu dalam studi kelayakan banyak aspek-aspek yang mempengaruhi terlaksananya tujuan dari studi kelayakan ini.

Fenomena : Kejadian nyata yang dapat dilihat dari studi kelayakan bisnis mengenai pembukaan cabang baru usaha bengkel motor dari masa ke masa adalah semakin terus berkembang. Bisa di lihat dari penelitian ilmiah lainnya yang membahas hal yang serupa rata – rata dari setiap hasil yang di peroleh dari metode – metode perhitungan yang terdapat dalam studi kelayakan bisnis bersifat positif, yang artinya adalah pembukaan cabang baru pada setiap bengkel motor yang di teliti di masing – masing daerah atau tempat dapat membuka cabang baru untuk bengkel motor tersebut. Banyaknya pembukaan cabang baru pada setiap bengkel yang di teliti juga menandakan bahwa semakin banyak dan berkembangnya kebutuhan pelanggan akan tersedianya jasa memperbaiki motor.

Tulisan Ilmiah :

  1. Nama                           : Saryadi
      Npm                            : 21207000
Jurusan                         : Akuntansi
Judul                            : Studi Kelayakan Pengembangan Usaha Pada Bengkel Motor Mams Speed
Universitas Gunadarma 2010
Kesimpulan :
Bahwa pengembangan usahak untuk dikembangkan dan peluang investasi yang ditanamkan dalam proyek ini cukup menuntungkan dan sangat membantu



  1. Nama   : Bagus Ananto
      Npm                            : 20208230
Jurusan                         : Akuntansi
Judul                            : ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI USAHA PADA
                                                  BENGKEL MOTOR UCAN SPEED PI
Universitas Gunadarma 2011

Kesimpulan :
Bahwa pengembangan usah Bengkel Motor Ucan Speeda untuk dikembangkan dan pembukaan cabang baru pada bengkel motor ini dapat di terima dan memberikan keuntungan yang baik.

  1. Nama                           : Eko Budiono
      Npm                            : 10200588
Jurusan                         : Manajemen
Judul                            : STUDI KELAYAKAN BISNIS ASPEK FINANSIAL PROYEK INVESTASI MEMBUKA KANTOR CABANG PENJUALAN MOTOR SUZUKI CV SEM MOTOR
Universitas Gunadarma

Bahwa pengembangan kantor cabang penjualan motor Suzuki CV SEM Motor untuk dikembangkan dan peluang investasi yang ditanamkan usaha ini memberikan keuntungan yang maksimal.

Dari seluruh kesimpulan penulisan ilmiah tentang studi kelayakan bisnis pada usaha bengkel motor dapat di ambil makna bahwa usaha bengkel tersebut layak di kembangkan untuk membuka kembali cabang baru dan penanaman modal atau investasi oleh pihak investor, akan memberikan profit atau keuntungan yang maksimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar